Batubara atau Gas? Lebih Effisien atau Lebih Murah?

Lebih murah atau lebih effisien, listrik dari PLTU bahan bakar Batubara atau Combined Cycle Power Plant  atau (PLTGU) bahan bakar gas? Pertanyaan ini adalah sering kita dengar di dunia ketenagalistrikan khususnya disisi owner atau konsultan pembangkit. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, perlu kita bedah, apa saja  sih komponen pembentuk harga produksi listrik antara PLTU dan PLTGU.

Komponen utama pembentuk biaya produksi listrik dibentuk dari Performa pembangkit dan Harga Bahan bakar.

Performa Pembangkit

Performa pembangkit yang dimaksud tentunya adalah Heat Rate. Heat Rate adalah komponen pembentuk biaya produksi listrik paling dominan pada pembangkit karena menentukan operasi pembangkit selama 25-30 tahun kedepan dan lebih spesifiknya terkait jumlah bahan bakar per jamnya.

Pada PLTU, Teknologi terkini yang sudah terbukti paling efisien adalah tipe PLTU Ultra Supercritical sedangkan untuk PLTGU adalah PLTGU yang menggunakan H-Class Gas Turbine.

Hingga Saat ini (Mei 2017) belum ada PLTU Ultra Supercritical maupun PLTGU H-Class di Indonesia, oleh karena itu masih kita simulasikan berdasarkan data-data sekunder dan studi literature sebagai berikut

Case 1  PLTU Ultra Supercritical (hasil simulasi)

  • Kapasitas Pembangkit (Gross) : 1000 MW
  • Turbine Cycle Heatrate : 1772 kcal/kWh (48,5%)
  • Desain batubara : GAR 4200 kcal/kg
  • Efisiensi Boiler : 84 % HHV
  • Gross Plant Heatrate : 2110 kcal/kWh HHV (40,8%)
  • Auxiliary Power & Trafo Loss : 70 MW (Assume 7%)
  • Kapasitas Pembangkit (Nett ) : 930 MW
  • Nett Plant Heat Rate : ~ 2269 kcal/kWh~ Equivalent Efficiency (~37,9 %)
  • Konsumpsi Batubara : 503 ton/jam

Case-2 PLTGU

Data PLTGU diambil Katalog dari salah satu fabrikan, dapat dilihat pada tabel berikut:

                                    Sumber: https://powergen.gepower.com

Tentunya data diatas harus dikoreksi terhadap site condition di Indonesia yang normalnya akan  menjadi faktor pengurang. Disini kita asumsikan data diatas sudah sesuai dengan site condition di Indonesia. Kita ambil contoh untuk PLTGU 2x CC Plant Data-data utamanya sebagai berikut:

  • CC Nett Output : 1552 MW
  • CC Net Heat Rate : 5729 kJ/kWh LHV atau 1368 kcal/kWh (62,8%)
  • Design Natural Gas : HHV 12500 kcal/kg, LHV  11300 kcal/kg (Asumsi)
  • CC Net Heat Rate: 5729 kJ/kWh * (12500/11300): 6337,4 kJ/kWh= (HHV) (~52%)

Kedua informasi diatas dapat dilihat bahwa  perbandingan performa antara PLTGU dan PLTU bisa dikatakan bahwa contoh PLTGU H-class lebih effisien dibandingkan dengan PLTU Ultra Supercritical pada kasus diatas.

Biaya Bahan Bakar

Harga batubara berdasarkan harga batubara Marker per Mei 2017 dapat dilihat dibawah ini

Jika kita hitung rata-rata harga batubara diatas adalah 1,22 cent USD/ 1000 kcal

Harga diatas merupakan harga Free on Board (FOB)  diatas vessel atau barge (tongkang), artinya belum termasuk biaya pengiriman ke lokasi pembangkit yang dituju.

Sebagai contoh untuk kasus pembangkit diatas menggunakan batubara dengan nilai kalor 4200 kcal/kg (GAR),  kita coba simulasikan total biaya untuk batubara di PLTU contoh kasus diatas sebagai berikut:

  • Harga (FOB ) Batubara : 45,28 [USD/ton]
  • Asumsi Biaya pengiriman : Rp. 200000 per ton ~ 15 [USD/ton] (Kurs 1USD = 13400 IDR)
  • Total Biaya Batubara : 60,28 [USD/ton]
  • Biaya  Batubara: Nett Heatrate 2269 [kcal/kWh] *60,28 [USD/ton]/4200000 [kcal/ton] : 0,03256 [USD/kWh]:  3,256 [cent /kwh] atau ~ Rp. 436/kWh  (Kurs 1 USD=13400 IDR)

Untuk Harga Natural Gas, penulis mendapatkan data dari 2 sumber sebagai berikut:

  • Presentasi PGN Investor Summit 2014, Page 11 of 25, disebutkan rata-rata harga Jual gas Bumi PGN 9,24 USD/MMBTU
  • Majalah Listrik Indonesia, Edisi 056, 20 April- 20 Mei 2017, Informasi Pejabat  PT. PLN Persero, sebagai berikut:

a. PLTG Belawan , Sumatera Utara

berikut rangkuman berdasarkan data dari artikel tersebut:

b. PLTD Pesanggrahan, Bali

berikut rangkuman berdasarkan data dari artikel tersebut:

 Harga diatas dapat dilihat bahwa Harga LNG pada kondisi FOB untuk kasus PLTG Belawan dan PLTD Pesanggrahan sama diangka 6 USD/ MMBTU akan tetapi biaya pengiriman, regasifikasi dan lainnya berbeda-beda

Kemudian untuk perhitungan biaya produksi listrik, dari beberapa data diatas, penulis ambil pembulatan nilai terbesar misalkan harga gas  total  adalah 11 USD/MMBTU. Sehingga biaya produksi dari komponen bahan bakar gas sebagai berikut:

Nett Heat rate   : 6337,4 [kJ/kWh] : 6006,7 [BTU/kWh] :0,006 [MMBTU/kWh]

Biaya Bahan Bakar :0,006 [MMBTU/kWh] * 11 [USD/MMBTU]: 0,066 [USD/kWh] : 6,6 [cent/kWh]

: Rp 885 /kWh (Kurs 1USD = 13400 IDR)

berdasarkan informasi dan beberapa perhitungan diatas  dapat  kita bandingkan sebagai berikut:

  • Efisiensi Pembangkit

Rincian Harga PLTD di Bali

  • Harga Bahan Bakar

    Perbandingan Bahan Bakar Per Kalori

pada tabel diatas dapat di lihat bahwa perkalori Gas, harganya hampir 2x dari batubara

  • Biaya Produksi listrik dari komponen bahan bakar

Perbandingan Biaya Bahan Bakar per 1 kWh

tabel diatas menunjukkan  biaya bahan bakar PLTU Batubara (case-1) lebih murah dibandingkan bahan bakar gas pada PLTGU Case-2

Kesimpulan
Dari uraian singkat diatas beberapa kesimpulan yang dapat diambil sebagai berikut:

  1. Secara teknis teknologi terkini PLTGU berbahan bakar gas (Case-2) lebih effisien dibandingkan teknologi terkini dari PLTU Ultra supercritical berbahan bakar batubara (Case-1)
  2. Harga Bahan bakar , untuk batubara per kalori masih lebih rendah dibandingkan per kalori gas  saat ini ( hingga artikel ini dibuat)
  3. Biaya produksi listrik pada contoh kasus diatas, dari komponen bahan bakar untuk PLTU sebesar Rp436 /kwh lebih rendah di banding PLTGU Rp 885/kWh.
  4. Walaupun PLTGU Lebih effisien dari PLTU, akan tetapi harga bahan bakar batubara untuk PLTU masih lebih murah per kalori nya, sehingga secara total biaya produksi listrik dari komponen bahan bakar PLTU masih lebih murah dibandingkan dengan PLTGU berbahan bakar gas

One Response to Batubara atau Gas? Lebih Effisien atau Lebih Murah?

  1. HENI TRISNA says:

    lebih murah batu bara, tapi lebih efisien menggunakan gas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *