Tahapan Konstruksi Pembangkit Listrik Part #1

Didalam konstruksi pembangkit listrik urutan konstruksi adalah hal yang wajib dibuat agar konstruksi berjalan lancar yang mana hal akan tertuang didalam project master Schedulle (PMS). PMS ini adalah tugas utama dari seorang Project Control yang mana merupakan salah satu bidang ilmu yang dipelajari oleh mahasiswa teknik sipil. Pembuatan PMS ini dalam proyek dapat dibantu dengan berbagai macam software yang diantaranya adalah Microsoft Projet, Primavera, Prolog dan lain-lain.  Setelah PMS dibuat maka semua bagian dalam proyek dari admistrasi, engineering sampai dengan Project Director harus sepakat (konsuken) menjalankan pekerjaannya untuk memenuhi targer sesuai dengan jadwal yang ada didalam PMS.

struktur organisasiGambar 1. Struktur Organisasi Proyek

Urutan – urutan konstruksi dalam dunia proyek dapat disebutkan sebagai milestone yang akan dicapai. Untuk konstruksi pembangkit listrik milestone yang ada adalah

  1. Contract Signing
  2. Effective Date
  3. Backfeeding
  4. Firing
  5. Sycnrone
  6. Commecial of Date (COD)
  7. Taking Offer Contrat (TOC)

PMS

Gambar 2. Milestone Dalam Microsof Project.

milestone

Gambar 3. Milestone Date.

Contract Signing

Contract signing atau penanda tanganan dokumen kontrak kerja yang dilakukan oleh pemilik kerja dalam hal ini adalah PT PLN (Persero) dan Kontrakror pelaksana. Dalam tahap ini, kedua belah pihak setuju semua hal yang tertulis dalam dokumen tersebut. Sehingga pada saat konstruksi semua tahap pekerjaan akan dirujuk pada pasal-pasal yang ada didalam dokumen kontrak.

 

Effective Date

Efective date atau tanggal efektif adalah tanggal yang disetujui oleh kedua belah pihak yang menunjukkan mulainnya proses konstruksi pembangkit listrik. Effective date dan contract signing bisa dalam waktu yang bersamaan atau tidak. Hal ini tergantung dari berbagai kondisi, misalnya kesiapan dokumen kontrak itu sendiri atau hal yang lainnya.

 

Backfeeding

Backfeeding adalah Proses pekerjaan elektrikal yang dimana menghubungkan atau mengambil listrik dari system PLN kedalam pembangkit untuk pengetesan pompa dan perlatan lain sebelum dilakukan milestone berikutnya. Hal ini menjadi milestone penting karena bangunan dan perlatan yang dibutuhkan harus sudah siap terlebih dahulu sebelum menghubungkan ke system PLN. Kemudian dari sisi PLN juga harus mempersiapkan pasokan listrik tersebut sesuai dengan kebutuhan dalam pengetesan pompa didalam pembangkit.

Backfeeeding merupakan proses elektrikal namun dari segala disiplin ilmu ikut terkait. Untuk pekerjaan sipil sendiri secara garis besar yang harus siap terlebih dahulu yaitu diantara lain

  1. Main Power Building (MPB) atau Power House
  2. Pondasi Trafo (Generator Transfomer, Unit Auxiliary Transformer dan Neutral Grounding Resistor)
  3. Pondasi Pompa (Boiler Feed Pump, Circulating Water Pump, Condense Pump, dan lain-lain)

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *